Friday, February 14, 2014

Campur Aduk Rasa Awal 2014

Kalau tak pandai berujar kata, maka mari tuliskan saja !!!!

Salam teman2 bloggers, semoga selalu dihadiahi hari penuh syukur *amin ..

Aw, lihat kalender rupanya sekarang tepat masuk pertengahan Feb, 2014. Haduh waktu bener2 bukan lagi cepat berlajan tapi rasanya udah berlari meninggalkan saya *intropeksidiri

Meski setiap tahun adalah tahun yang baru, awal hari-hari baru, tapi tahun 2014 ini bener2 tahun beribu2 rasa buat saya. Tahun memulai beberapa hal-hal baru, meninggalkan bangku perkuliahan & segala perkakasnya. Melanjutkan pembelajaran melalui sekolah kehidupan.

Kegiatan tahun ini saya awali dengan terus ikut sedikit melibatkan diri berdiskusi, berinteraksi, bertemu, bermain lagi dengan teman" baru bernama PlayPlus Reg Aceh. Yes, Alhamdulillah, Finally saya belajar lagi InsyaALLAH.

Desember sampe januari juga saya awali dengan coba 2 program. Pertama DYLA .. Proses ikut program ini cuma sampe tahap di ditelfon pihak DYLA beberapa kali dan saya gak ngangkat karena lagi ngajar (smpe akhirnya gak pernah ditelfon lagi, it means they really had found another better candidate) :)

Kemudian saya juga coba jadi PM di IM . Wuh kalo yang 1 ini emang bener2 saya niatin dari tahun lalu. Tapi semua proses berhenti di hasil Direct Assessment test Medan :) Setidaknya DA Medan awal Februari yang lalu menjadi rencana baik untuk ketemu seorang teman baik di Medan. Duh Shofi, Aku nyesel pulang lebih awal :(




Dari 8 ribuan pelamar, sampe sisa 280 an & saya
dapat kesempatan untuk bertemu 12 teman baru se Sumatera. Ahhh. Benar2 luar biasa hari itu terkhusus untuk kelompok kecil kece yg berisi Apul, Desi, Dian, Fatma, & Ritha . Masih ingat sekali cerita Apul di self presentation nya. Cerita gimana ayahnya menamai saudara-saudaranya dan dia, sampe bingungnya pak guru Apul pas kita kerjain dengan acting murid-murid yang super kece :P. Desi yang cihui bgt di micro-teaching & baik hatinya nemenin kita jalan2 muter2 Medan selesai DA. Ada Fatma, lulusan Psikologi USU yg wise sekali menurutku, adem banget kalau ngobrol sama teman yang satu ini, serta Ritha yang juga bercita-cita menjadi guru ^^ Selebihnya terima kasih untuk perkenalan yang menyenangkan buat Mona, Wirda, Moyang, Reri, Bg Ryan, Munazir, Putri, Peni. Selamat kepada teman2 yg Lulus, Semangat Berbagi, Selamat Mengabdi ^^
(Oh ya, kalau msh dpt 1 kesempatan lagi, saya ingin di wawancarai sama pak Tri yg humble.) *Terima kasih untuk pihak Indonesia Mengajar.

Sekarang saya masih melanjutkan beberapa deadline. Berihtiar, Berdoa agar diberikan jalan terbaik :)
& Juga masih ketemu beberapa murid. They really make me falling in love more & more in teaching.

Btw, bukan deadline2 aja yang udah beda buat tahun ini, doa & harapan dari orang terdekatpun jg sudah berbeda dari tahun kemarin ternyata. Nenek terang2an bilang udah mendoakan aku biar diberikan jodoh terbaik, Mamak terus-terusan dapat undangan resepsi dari Anak2 beberapa kolega & teman SMAnya dulu. You know lah what she would have asked me after receiving a bunch of that invitation cards. :D




Untuk urusan yang 1 ini tak pernah ada maksud hati untuk menunda2 dengan berbagai alasan. Ketika saatnya Allah mempertemukanku dengannya, InsyaALLAH saya siap. Sekarang yang pasti Allah sedang memberikan saya waktu untuk belajar menjadi muslimah yang baik, lebih baik dalam bersikap, betutur kata, dan menjaga hati. InsyaALLAH I am trying to be a better me. (xixi, bagian ini curhat bgt ya?? ) tak apalah, doakan saya ya teman2. Ilmu saya masih minim sekali, jadi silahkan beri saya masukan, nasehat kalo kalian rasa itu baik bagi saya.

untuk hari-hari seterusnya, Hidup itu masih terus tentang belajar, berjuang, berbagi, bersyukur. Semoga kita semua diberikan kebaikan dunia & akhirat. Amin











Saturday, November 9, 2013

Rindu itu soal Hati

 
Salam ..
Hi dearest Blogger..
Peu Haba???  (Apa kabar?)   *wishing y guys have great days :D


Kali ini saya ingin bicara soal rindu yang begitu mahal :(

                                                               




                           Ini soal Lawrence

Sudah setahun lebih aku meninggalkan sebuah kota kecil dibelahan bumi Allah yang lain itu. Sudah setahun lebih rindu ini tertahan tak bertuan. Jadi kuputuskan untuk ku terjemahkan saja rinduku ini dalam bahasa tulis agar suatu saat nanti aku ingat betapa aku pernah sangat merindukannya. (Cieileh bahasa nya) :P

Rinduku pada dorm bernama Hashinger membawa memoriku menaiki lift menuju sebuah kamar di lantai 7 bernomer 728. Iya, kamar ke2 tepat sejajar dengan lift yang menghadap ke fountain cold water yang biasa kami gunakan untuk minum.

 Membuka pintu kamar itu pasti akan terasa sangat dingin karena kebiasaan roommate Jepangku, Ayana  yang suka meninggikan suhu pendingin ruangan kamar kecil kami itu. Sangat timpang dengan panasnya summer di luar sana. Summer kali itu adalah summer terpanas dalam beberapa tahun terakhir di Kansas. Kebangetan panasnya, jadi kalau lihat kebanyakan orang berlalu lalang memakai kaca mata hitam, itu bukanlah sekedar gaya-gayaan melainkan untuk melindungi mata dari  teriknya sinar matahari musim panas itu.

Kamar sederhana nan manis yang didominasi benda-benda bewarna pink milik roommateku itu telah jadi saksi dari 2 gadis Asia yang berasal dari negara berbeda menghabiskan hari-hari mereka bersama selama 57 hari. Tiga hari di awal kedatanganku Ayana masih menikmati liburannya di LA. Senang sekali rasanya bisa sekamar dengan gadis Jepang yang pintar itu. Usianya 2 tahun lebih muda dariku, tapi kalau diperhatikan ia terlihat lebih dewasa dariku. Ayana sangat menghargai perbedaan. Ketika sampai, aku ceritakan bahwa aku seorang muslim agar dia tidak heran ketika aku sedang mengerjakan salat. Ia sangat menghargainya dan memintaku membaca Al-Quran yang menurutnya sangat menarik karena aku bisa membaca tulisan Arab. Atau ketika kadang-kadang ia ingin menikmati Friday nite nya bersama teman-temannya & terkadang mabuk, dia memilih menginap di apartment temannya.

 Aku ingat jelas beberapa menit sebelum kepulanganku ke Indo, si gadis Jepang fans berat Junta Nakama yang terkadang tak banyak bicara itu bisa menangis sejadi-jadinya, sama sepertiku. Iya masuk ke bus yang akan mengantar kami ke Kansas city untuk memelukku sekali  lagi. Selama hidup tak pernah aku rasakan punya seorang roommate, tapi sekalinya punya, itu terjadi di Kansas, USA, di sebuah dorm yang amat sangat menyenangkan bersama Ayana. Ah, aku rindu sekali pada gadis Osaka itu :(



Rinduku yang lain tentu tertuju pada Fraser. Gedung perkuliahan untuk mahasiswa AEC itu meninggalkan banyak rekam memori indah. Terbayang ketika mata ini terpejam berkali-kali karena belum bisa menyesuaikan waktu belajar yang kalau di Indo itu jarum jam menunjukkan pukul 11 atau 12 malam. Benci sekali rasanya harus mengantuk di kelas Don, dosen favoritku. Aku rindu berjalan di bawah teriknya summer menelusuri jalan utama menuju kampus, mampir ke Wescoe untuk menikmati makan sendirian ala-ala mahasiswa disana sekaligus menghabiskan digit dollar di KU ID ku atau datang ke kampus lebih awal menikmati rimbunnya pepohonan di bagian belakang Fraser :) 


Rinduku yang lain untuk Jae mahasiswa asal korea penggila fashion & Mr. Luis seorang profesor dari Iraq. 2 orang ini meningatkanku pada kebiasaan untuk tepat waktu. Sekitar 2 minggu sebelum pulang, aku mendapat tugas untuk kerja kelompok di kelasnya Perrin, guru grammarku yang sgt professional. Siang itu aku tidak ada jam kuliah, tapi aku harus bertemu dengan Jae & Luis untuk mengerjakan tugas bersama di Wetson library. Aku memilih berjalan menuju Wetson, sedang Jae datang lebih awal in time bersama pacarnya mengendarai mobil, & Luis datang tepat di jam yang disepakati on time. Aku rindu professionalitas yang seperti itu, sulit ku dapatkan di kampungku yang biasa menggunakan jam berbahan karet.


Rinduku yang paling pasti, pastilah untuk kebersamaanku bersama 19 anak Indonesia lainnya yang sangat luar biasa. Rinduku pada pejuang2 besar itu. Apa kabar kalian??
Setelah kepulangan, Aku mendapat kesempatan bertemu beberapa dari para Jayhawkers itu, sisanya aku masih menunggu dipertemukan dengan mereka lagi :)

Aku rindu berbagi koin sama Tiwi untuk ngelondri di lantai 2 atau bercerita tentang cinta lokasi ala-ala pengguni kelas-kelas di Fraser. hehe. Aku rindu Tami yang biasa kabur nginap di kamar Laila, si gadis Jember yang setiap hari melakukan rutinitas yang sama yaitu wajib ngeskype 3 x sehari ke keluarga & pacarnya di Indo. Di kamar depan ada Lina si gadis Bali yang biasa tertidur di meja belajarnya karena kebiasaannya multItasking mengerjakan tugas &pekerjaannya di Indo. Di kamar sebelah ada Izka yang punya roommate cewe Jepang terimut diantara anak2 Jepang lainnya. Dibalik cueknya izka, sebenarnya ia adalah teman yang sangat perhatian. :) Diselahnya ada  gadis cantik hobi dandan, Hilya yang paling seru & rusuh. Hilya, teman berbagi chips Ahoy cemilan favoritku. Ada Ince, si mbak pinter yang biasanya komat kamit kalo kamarnya dipake buat ngumpul2 anak Jepang. "Gue gak bisa tidurrrrr" Keren bgt kamu mbak, berbekal doan Ibumu, akhirnya skripsimu kelar di Wetson library dalam hitungan hari :).
Ada rindu untuk Nindy & Achi, anak Indo yg kebagian kamar paling ujung tapi paling rajin, paling cepet bangun, & paling cepet siap kalo mw ke kampus. Aku juga rindu pada gadis-gadis pengguni lantai 3, Shofia & Nisa. Shofia yang kamarnya selalu rapi & Nysa yang kebiasaan tidur diatas sajadah selesai sholat.

For the rest cowo2 kece, Arasyid, Dhani, Unsun, Dale, Hans, Tio, Zul, Harun, I really wish to see y guys again. Dari kalian aku belajar banyak tentang Indonesia.
Jadi ingat kata Dhani "Sejak ketemu kalian, aku jadi lebih Indonesia"
Aku ingat pas Tio marah parah di Mrs. Es yang habis mendengar kalimat " Apasih spesialnya kalian" dari seorang wanita yang sebenarnya jg berasal dari Indo. Hahhhhh Dy gak tau betapa aku sangat bahagia punya teman-teman yang Extremely Extraordinary dengan kesederhanaan & gaya mereka masing2.

Aku senang saat tahu bahwa kita punya andil yang cukup besar ketika akhirnya seorang teman dari Brazil, Vini yang tadinya ingin kembali kuliah di Brazil akhirnya memilih untuk tetap tinggal di KU.
Aku senang ketika Phuc bilang setelah setahun dy berada di Kansas, untuk pertama kalinya dy merasa berada dirumah & sangat bahagia karena pertunjukan khusus Indonesian Day kita.
Aku rindu ketika Perrin masih memutar video pertunjukkan kami berkali-kali hampir seminggu di kelas untuk ditonton bersama ketika break.

Aku rindu Olivia, gadis kecil nan baik hati & pintar itu. Pelukannya yang tak mau melepaskanku ketika aku beri tahu bahwa aku akan segera pulang ke Indo, atau ketika dy mengembalikan beberapa permen tiwi, takut tiwi tak bisa menikmati permennya. Aku rindu bertemu keluarganya.

Rindu di hari-hari terakhirku, ketika harus ke walmart sendiri & berbincang lebih lama dengan seorang mahasiswa keturunan India yang sebelumnya beberapa kali pernah berpaspasan di kampus.


Aku rindu dengan segala keberagaman budaya yang aku pelajari disana. 
Masih banyak rindu tak tersebut. Rindu yang mahal untuk dijadikan nyata. Rindu yang kini dipisahkan oleh benua & kota.










Rindu yang akhirnya hanya bisa menjadi ingatan terindah bersama mereka & tersimpan baik di hati ini.










Monday, August 5, 2013

What to See and Explore here in Banda Aceh and Aceh Besar??

Hi bloggers.. Whats up??
It's been a while that I didn't write anything in my dear blog *how bad I am yah :D
Well, now let me again share you my experiences through my writings.


Today's writing title is Where to go in Banda Aceh and Aceh Besar?
Honestly, I am a  person who love traveling, exploring places, and hiking to feel the nature, but the bad is I hadn't done it for more than two years here in Banda Aceh since it was hard to find friends that have the same interest with me. Besides I also became so busy lately with the campus stuff and bla bla bla ..


But, Wallaa..

A few months ago, I experienced it again, we, some of ACCESers (Aceh Community Center English Society) made a deal to explore the hidden beauty of Banda Aceh & Aceh Besar and visit some historical places in the city center. So, every Sunday during April, we explored difference places.

The first place to be explored is Lange beach in Lampuuk, Aceh Besar. The only way to enjoy the beauty of that hidden beach is by hiking the Lampuuk mountain. There were about 10 of us, and LUCKLY none of us had ever been there and  known the correct track to get there. --" In short, we only got few information about the track to Lange by reading someone's blog and FB while the rest of it is we trusted our human instinct :P

After riding our motorbikes through a very  dangerous small path in the mountain and then parked the bikes in the middle of the unknown forest, and hiked up and down the mountain about 2 hours,  FINALLY we felt like we were TRAPPED in the middle of unknown .. hahaaha ..  we made jokes, laughed at ourselves, and left the forest cause it had been a very late afternoon.

That Sunday was a trial. lol :D
We tried our LUCK again in the following week, and we did it.  Our tiredness are repaid with the surprise at the end of the mountain road, the Beach is here
*note, don't forget to bring enough water and food since the track will be very tiring.


We found a big barren land on our way to the Lange beach, I don't know whether it's legal or not, but they keep cutting the TREES.

There was also a bungker very closed to the ocean. Based on the historical fact, it was a Japan Bungker used to watch  over the situation and the ships that came to Aceh when Indonesia was colonized by Japan in World War II.

Others places and buildings you can see here around Banda Aceh:

 Pucok Krueng Aceh Besar. It is a kind of a big made up levee connected to the rivers around Lhoknga.
Don't forget to enjoy the evening view of Lhoknga beach, the sunset is always perfectly wonderful. Many people come to this beach mostly in weekend to see the unfaded beauty of this beach. Moreover, many local and international surfing athletes feel that Lhoknga beach is a surfing heaven for them.

Don't ever forget to be in a very clean and beautiful  beach, called Lampuuk. Search for more pics of Lampuuk in the google, and you will see how beautiful the beach is :D

Then soon after Lebaran I want to experience being in an amazing beach, Irah.




The stories about the historical places and building in Banda Aceh is TO BE CONTINUED, see ya :)

Tuesday, February 28, 2012

just another story of my life

Seminggu terbaring sakit dirumah kurasa sudah cukup,,
Raga ini tak boleh manja,, Cukup membuat ibu & saudara2ku khawatir..

Bersyukur padamu ya Allah, Engkau mengambil sebagian kecil ingatanku yang mungkin tak ingin ku miliki jika aku bisa mengingatnya..
Semoga aku tak lagi membuat Ibuku khawatir, Aku tak ingin membuatnya lelah ..
Terima Kasih untuk kesembuhan yang Engkau izinkan ini ya Rabb..
^^

------------------------------------
Well,,
it is time for moving on, life must go on, rite??? ^^


Hmm,, many works have been waiting to be done by me.. Starting from my morning routines like helping my mom & grandmother to deliver the food & cakes to some coffee shops.

Huaaa,, I miss those daily routines.. 

I miss riding my pinky beat passing a traditional market (called Pasar Ulee Kareng) in early morning, seeing many grandmothers, other sellers, and buyers do sell & buy dealing. I love to see the market situation,, those grandmathers or nyak2 give me inspiration, they motivate me indirectly. See,, even they are getiing older, they still keep moving or keep figthing for their life, they never try to bargain to other people or even to their children. Then , What about me?????  Yapsss,, I am 21 years old now, & you know what??? I still keep bargaining to my parents, asking them for money to fulfill my needs.. #I am so sorry mom,dad. 
Sorry for making you all worried about me .. >.<

I do miss my students, missing my private class..
Even I am getting tired & pathetic, the class must go on,, my students need me .. :) #cheersssss uppp Dian
^^

Teaching Practical?? Huaaaa,, What bout my PPL???

yippppiieeee,, dont worry,, alhamdulillah everything runs well..
I have been a week in SMP N 2 B.Aceh doing my Teaching Practical. So far, I can enjoy every single moment being in this school. #Well this school is actually was my junior high school. Therefore I have known  most of the teachers and the school situation.

Hmm ,,  I am enjoying playing the different role .. See,,  I was a student 6 years ago but now I come back as practical teacher.. #love it so much ^^

I might be not a good teacher yet for now. I still get difficulties in controlling & managing my classes.
Let say, I teach in 2 classes in a day, it means  I meet about 50 students with thousand of characteristics , yaps,,, THOUSAND OF CHARACTERISTICS!!!!!...
Moreover, we already live in this technology era where the people are becoming much more familiar with technology, included Students. As we know, besides the positive effects, the growth of technology also bring negative effects for people, included for the education world. Yaps, The bad effect is the students become much more underestimating to their teacher, they act like they do not need the teacher anymore because the internet can give them everything. Huaaaaa... Be good pleaseee.... >.<

But it is okey,, I will try to do my best, as best as I can . I love my students. I will try to teach and learn to be a good teacher during this three month because I love them very much .. ^^

Then Proposal is also waiting for me. Hope I can finish it as soon as possible before leaving to America..

Praise to Allah for every single chance given to me.
You are the only Dzat who knows what the best for me ...  ^^















Monday, January 30, 2012

it took a natural process to start loving this profession ^^


Benar kata pepatah "Tak Kenal maka tak sayang"
Kenali dulu apa yg kamu kerjakan dgn baik maka pasti kamu akan mencintainya.. 

3 tahun yg lalu gak kebayang aku akan sangat jatuh cinta sama pekerjaan yg ku jalani sekarang.. (yapss Mengajar)


          Aku adalah mahasiswa semester 8 FKIP B. Inggris Universitas Syiah Kuala. Kalau mau dikilas balik perjalananku diawal perkuliahan, kayaknya saat itu aku saja masih bingung, apakah aku berada di Fakultas yg tepat dengan bakatku?? yaps,, Fakultas ini notaben'a bertujuan mendidik mahasiswanya menjadi guru, Sang pendidik anak bangsa.

Bahkan dosenku saja sering kali menanyakan ,Apakah kami benar" ingin menjadi guru?? *karena beliau yakin gak semua mahasiswa yg kuliah dijurusan FKIP itu benar'' ingin menjadi guru.

Dan benar saja, kalau mau diteliti, memang gak semua mahasiswa FKIP ingin menjadi guru, ada yg diantara mereka malah bingung apa mereka mau jadi guru nantinya?? atau kalo ditanya kenapa mereka memilih FKIP ?? jawabnya "ya karena lulus disini, jadi ya jalani aja" & berbagai alasan lainnya. 

              Aku sendiri awalnya berada pada golongan mahasiswa yg hanya mengikuti arah angin,, karena lulus di jurusan ini,,suka bahasa inggris,, ya ku jalani aja,, & gak membayangkan kalo aku nantinya akan jadi guru.

But it was my previous thingking. #Jadul thinking deh#
Now, I have already started loving this Faculty, means I start loving being a Teacher..


Semuanya mengalir tanpa paksaan.

Ku pelajari 1 MK ke MK lainnya yang akan menjadi modalku menjadi guru kelak. Ku pelajari MK seperti ProPen, Lanpen, Mikro, & beberapa MK lainnya yg ternyata menunjukkan bahwa menjadi guru itu gak gampang. Guru itu mengemban amanah yg luar biasa besarnya. Sekali kamu mengajarkan hal yg salah pada muridmu, maka sampai tua ia kan mengetahui hal yg salah. Jadi guru, disamping harus menguasai materi ajar secara baik (untuk jadi guru yg berkualitas) jg harus menjadi pribadi yg baik yg akan menjadi model buat murid"nya, serta wajib memiliki sikap ekstra sabar. Guru itu juga harus Berani.

Well,, balik ke ceritaku..
Aku mulai jatuh cinta dgn profesi ini ketika aku melihat semangat dosen"ku mengajar *ya walau gak semua dosen yg kutemui memiliki jiwa yg benar'' tulus ingin menjadi pendidik. Tapi setidaknya aku menemukan banyak sosok pejuang pendidikan yg begitu cinta sama profesinya.

Ku sebut saja contoh'a :
Mrs. Jangjayahdi. Beliau adalah dosen MK Structure dikampusku, walaupun sudah pensiun dan lanjut usia, beliau masih memiliki dedikasi tinggi dalam dunia pendidikan, semangat mengajarnya luar biasa. Kalau dikampus, beliau termasuk dosen yang sangat terkenal dikalangan mahasiswa karena cara mengajarnya yang  menurutku menggunakan sistem lama *like using teacher center* atau beliau dikenal sebagai seorang dosen yg keras, tepatnya tegas, salah ya salah benar ya benar #walaupun kesalahanmu hanya karena sebuah titik#
Tapi tanpa disadari cara didik beliaulah yang membuat mahasiswanya menjadi mahasiswa yg tak manja, disiplin, dan benar2 berisi. *benar kata pepatah bersakit" dahulu bersenang2 kemudian* dimarahi" dulu sama beliau sampe nantinya kamu gak akan lupa sama pelajaran yg sudah beliau berikan. :)

Sama halnya dgn Mrs. Jang,, Mr. A.Gani Asiyk jg dosen yg luar biasa, sang rektor salah satu universitas di BNA ini punya dedikasi yg luar biasa pd bidang'a, dgn cara mengajar yg ia pertahankan dari tahun ke tahun, ia jg termasuk dosen yg ditakuti mahasiswanya. *Kalau kata senior2ku beliau dosen yg jarang bgt senyum. But it was d past. 
Ketika tahun kami, wawww ia menjadi dosen yg paling banyak senyum malah, tpi tetap disisipi rasa tegang kalo tidak bisa menjawab pertanyaan beliau.
Ditambah dgn guyonan beliau yg khas "Kalian itu aja gak tau" atau cara'a membuat jokes membuat kami ingin tertawa.. :D
Aku sendiri mengambil beberapa MK dgn beliau, Morfo, Semantic, Linguistics. Namun kalau boleh jujur aku hanya tertarik pada MK Sociolinguistic *dasar aku g punya bakat linguistic >.<
Aku menikmati setiap pertemuan dikelas Socio, aku menyukai MK yg 1 ini :)
Cerita perjuangan sekolah beliau benar2 menginspirasi.
Ditambah peritah untuk selalu membawa peta dunia ketika masuk kelas Socio membuatku ingin merasakan perjuangan belajar yg sama dgn beliau.
Kata beliau " suatu saat kalian harus berada pada daerah yg sedang kalian tunjuk itu,, jgn itu aja gak tau" . Sungguh memacu semangatku. :)

Dan masih banyak dosen2 luar biasa lainnya yg kutemukan,, dosen yg tidak hanya mengajarkan, tapi jg mendidik kami menjadi jiwa" yg iklas :)

             Dan akupun semakin semangat ingin menjadi guru sejak bertemu dengan bocah2 kecilku *sebutan untuk para muridku. Udah sekitar 2 tahunan aku mengajar les privat & sempat ngajar dibimbel jg. Motivasi awal mengajar adalah aku ingin mencoba mempraktekan ilmu yg udh aku dapat, disamping jg pingin cari uang saku tambahan, yaps dan akupun memang harus kerja karena aku bukan berasal dari keluarga kaya raya & walaupun ayah & ibuku masih mampu membiayai kuliah ku setidaknya aku juga harus berusaha belajar mandiri, berusaha untuk tidak menyusahkan mereka *namun,, ttp saja sampai sekarang aku masih menyusahkan mereka *masih gampang'a aku minta uang buat keperluanku,, *Gomenne mak,,pak :(

Tapi terlepas dari semuanya semangat mengajarku semakin besar setiap harinya. Aku menemukan kebahagian yg luar biasa ketika menjalani profesi ini, memang rasanya lelah kalo dibayangkan,

tapi semuanya terbayar ketika belajar selesai, ku dapati murid2 kecilku itu dng iklas menciumi tanganku *kebahagian terbesarku :) atau ketika lebaran hari pertama, bocah2 kecil itu pasti akan mendatangi rumahku terlebih dulu *mau kerumah bu guru kami katanya* atau ketika mereka membuatkan puisi" indah buatku :)
 (love them very much)

Mungkin sekarang aku belum menjadi guru yg baik, tapi setidaknya aku ingin menjadi guru yg baik. :)



Ketika aku menemukan kebahagian saat menjalaninya, ku rasa aku tau apa yang ku inginkan :)

-----------
Well,, PPL semakin dekat, saatnya mempersiapkan diri sebaik mungkin,, mengajar disekolahan akan jauh berbeda ketika aku mengajar privat ,, aku akan bertemu dgn puluhan pribadi2 yg berbeda,, ditambah kemajuan jaman membuat murid2 sekarang mulai kurang menghargai guru mereka.

Wish me can be a strong & good teacher someday :)

*Memimpikan memiliki sebuah ruangan kelas yg nyaman ,, penuh oleh gambar atau hasil karya bocah2 kecilku. :)
*Mereka mengajarkanku arti iklas & sabar :)
*Semoga selanjutnya bisa menjalankan misi2 pendidikan yg udah sering terlintas dipikiranku ,, aminn ^^